Penjelasan Penyakit Brokitis


Bronkitis adalah peradangan atau iritasi pada lapisan saluran bronkus, yaitu saluran udara yang membawa udara dari tenggorokan ke paru-paru. Peradangan ini menyebabkan penyempitan saluran udara dan produksi lendir yang berlebihan, sehingga menimbulkan gejala seperti batuk, sesak napas, dan produksi dahak.

Jenis-jenis bronkitis

Ada dua jenis bronkitis, yaitu:

  • Bronkitis akut Bronkitis akut adalah jenis bronkitis yang paling umum. Biasanya disebabkan oleh virus yang sama dengan virus yang menyebabkan flu biasa atau pilek. Bronkitis akut biasanya berlangsung selama 7-10 hari dan sembuh dengan sendirinya.
  • Bronkitis kronis Bronkitis kronis adalah jenis bronkitis yang berlangsung selama tiga bulan atau lebih dalam setahun selama dua tahun berturut-turut. Bronkitis kronis biasanya disebabkan oleh iritasi saluran bronkus, seperti merokok, paparan asap dan debu, dan infeksi berulang.

Gejala-gejala bronkitis

Gejala-gejala bronkitis dapat bervariasi tergantung pada jenis bronkitis, tetapi secara umum meliputi:

  • Batuk yang terus-menerus, biasanya berlangsung selama 10 hari atau lebih
  • Dahak, yang dapat berwarna bening, kuning, atau hijau
  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Kelelahan
  • Demam (lebih sering terjadi pada bronkitis akut)

Penyebab bronkitis

Penyebab bronkitis yang paling umum adalah:

  • Virus Virus pernapasan, seperti virus influenza dan rhinovirus, adalah penyebab paling umum bronkitis akut.
  • Iritasi Iritasi saluran bronkus, seperti merokok, paparan asap dan debu, dan polusi udara, adalah penyebab paling umum bronkitis kronis.
  • Bakteri Bakteri dapat menyebabkan bronkitis, tetapi ini lebih jarang terjadi daripada virus.

Faktor risiko bronkitis

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko bronkitis meliputi:

  • Merokok
  • Paparan asap dan debu
  • Polusi udara
  • Riwayat penyakit pernapasan, seperti asma atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Usia lanjut

Diagnosis bronkitis

Diagnosis bronkitis biasanya didasarkan pada gejala pasien dan pemeriksaan fisik. Dokter mungkin juga melakukan tes, seperti tes rontgen dada atau tes spirometri, untuk menyingkirkan penyebab lain gejala pasien.

Pengobatan bronkitis

Pengobatan bronkitis biasanya ditujukan untuk meredakan gejala. Pengobatan untuk bronkitis akut biasanya meliputi:

  • Istirahat
  • Minum banyak cairan
  • Obat batuk
  • Obat pelega dahak
  • Obat pereda nyeri
  • Obat antivirus, jika penyebab bronkitis adalah virus

Pengobatan untuk bronkitis kronis biasanya meliputi:

  • Obat bronkodilator untuk melebarkan saluran udara
  • Obat antiinflamasi untuk mengurangi peradangan
  • Terapi oksigen, jika diperlukan
  • Vaksinasi influenza tahunan
  • Berhenti merokok
  • Menghindari paparan asap dan debu

Pencegahan bronkitis

Cara-cara untuk mencegah bronkitis meliputi:

  • Sering cuci tangan
  • Menghindari orang yang sakit
  • Berhenti merokok
  • Menghindari paparan asap dan debu
  • Mendapatkan vaksinasi influenza tahunan
  • Menjaga kesehatan tubuh secara umum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *